Jarwasi
http://diaryhari.blogspot.com/2010/03/jarwasi.html
Setiap kita mencari kolom lowongan pekerjaan, maka yang pasti kita akan dapatkan "dicari salesman, atau bidang pemasaran" dan lowongan tersebut banyak mendominasi di kolom lowongan pekerjaan, sepertinya pekerjaan memasarkan itu sangat banyak peluangnya tetapi kebanyakan kita kalau dihadapkan pada kondisi lowongan tersebut pastinya menjadi pilihan yang terakhir.
Jarwasi seorang tenaga penjualan alat regenerator kompor gas, beliau orang Blitar tetapi merantau ke Jember untuk bekerja sebagai tenaga penjualan , sebelumnya dia pernah pekerja disurabaya dan sidoarjo diperusahaan kayu, tetapi karena ingin mencari pengalaman pekerjaan yang lebih baik maka dia hijrah ke Jember sebagai tenaga teknisi perusahaan kompor gas, berawakan orangnya kecil dan kurus tetapi mempunyai semangat yang tinggi, saya sangat kagum dengan beliau, alasan dia pindah pekerjaan dari perusahaan kayu yang sebagai buruh kasar dan beralih profesi sebagai tenaga penjual merupakan pilihan yang sulit apalagi dengan hijrahnya dia dari kota yang sudah lama berdikari dsna tetapi memilih melepaskan semuanya itu untuk mengejar mimpinya.
"Saya ingin berubah mas, kalau selama ini sebagai tenaga buruh kasar,yang hanya tahu pekerjaan selesai dan dapat uang tetapi saya berharap dengan bekerja sebagai tenaga salesman kompor gas ini saya bisa mendapatkan karier yang lebih baek", memang perusahaan yang baru ini dia mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan jenjang karier dan dapat belajar dengan lebih baik.
Hari-harinya dilalui dengan berjualan alat-alat rifgenarator di wilayah Jember, dari daerah kota sampai pelosok kota jember, tetapi dia tidak sendirian dalam menjual alat tersebut tapi dengan tim sehingga rasa kekeluargaannya sangat keliatan sekali,.
Sudah 2 bulan masa pertemuanku dengan dia, apakah mimpinya sudah tercapai karena ku lihat dia bagus dalam menyakinkan seseorang, dan nilai penjualannya juga lumayan bagus. . .?
Ternyata menjadi seorang penjual itu lumayan sulit, karena membutuhkan keberanian diri, dan kenyakinan tapi juga diimbangi dengan banyak praktek sosok seorang penjual memang diuji dia dalam berpresentasinya kepada orang lain sehingga membuat orang nyakin terus terjadi buying.
Dan seni menjual ternyata menjadi sebuah nafas bagi Pak hermawan, beliau dengan pekerjaan yang sudah mapan terus keluar dengan obsesinya menjadi seorang konsultan, padahal posisinya sebelumnya menjadi direktur sampoerna, perusahaan rokok yang terkenal tapi karena kenyakinan dia keluar dan mendirikan perushaan konsultan markerting, dan perushaannya adalah satu-satunya diIndonesia dan Asia.
Jarwasi dan Pak Hermawan memang beda, yang satu berasal dari orang tak berpendidikan dan untuk mengenyam pendidikan saja ala kadar, tapi beda dengan Pak Hermawan yang mempunyai keahlian khusus dan keahlian tersebut banyak yang mengakuinya, tapi semangat Pak Jarwasi dan Pak Hermawan merupakan keberanian sendiri, menurut seorang tranier orang-orang tersebut mencoba keluar dari zona nyamanya. dan itulah awal dari masa petualang hidupnya.
Jarwasi seorang tenaga penjualan alat regenerator kompor gas, beliau orang Blitar tetapi merantau ke Jember untuk bekerja sebagai tenaga penjualan , sebelumnya dia pernah pekerja disurabaya dan sidoarjo diperusahaan kayu, tetapi karena ingin mencari pengalaman pekerjaan yang lebih baik maka dia hijrah ke Jember sebagai tenaga teknisi perusahaan kompor gas, berawakan orangnya kecil dan kurus tetapi mempunyai semangat yang tinggi, saya sangat kagum dengan beliau, alasan dia pindah pekerjaan dari perusahaan kayu yang sebagai buruh kasar dan beralih profesi sebagai tenaga penjual merupakan pilihan yang sulit apalagi dengan hijrahnya dia dari kota yang sudah lama berdikari dsna tetapi memilih melepaskan semuanya itu untuk mengejar mimpinya.
"Saya ingin berubah mas, kalau selama ini sebagai tenaga buruh kasar,yang hanya tahu pekerjaan selesai dan dapat uang tetapi saya berharap dengan bekerja sebagai tenaga salesman kompor gas ini saya bisa mendapatkan karier yang lebih baek", memang perusahaan yang baru ini dia mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan jenjang karier dan dapat belajar dengan lebih baik.
Hari-harinya dilalui dengan berjualan alat-alat rifgenarator di wilayah Jember, dari daerah kota sampai pelosok kota jember, tetapi dia tidak sendirian dalam menjual alat tersebut tapi dengan tim sehingga rasa kekeluargaannya sangat keliatan sekali,.
Sudah 2 bulan masa pertemuanku dengan dia, apakah mimpinya sudah tercapai karena ku lihat dia bagus dalam menyakinkan seseorang, dan nilai penjualannya juga lumayan bagus. . .?
Ternyata menjadi seorang penjual itu lumayan sulit, karena membutuhkan keberanian diri, dan kenyakinan tapi juga diimbangi dengan banyak praktek sosok seorang penjual memang diuji dia dalam berpresentasinya kepada orang lain sehingga membuat orang nyakin terus terjadi buying.
Dan seni menjual ternyata menjadi sebuah nafas bagi Pak hermawan, beliau dengan pekerjaan yang sudah mapan terus keluar dengan obsesinya menjadi seorang konsultan, padahal posisinya sebelumnya menjadi direktur sampoerna, perusahaan rokok yang terkenal tapi karena kenyakinan dia keluar dan mendirikan perushaan konsultan markerting, dan perushaannya adalah satu-satunya diIndonesia dan Asia.
Jarwasi dan Pak Hermawan memang beda, yang satu berasal dari orang tak berpendidikan dan untuk mengenyam pendidikan saja ala kadar, tapi beda dengan Pak Hermawan yang mempunyai keahlian khusus dan keahlian tersebut banyak yang mengakuinya, tapi semangat Pak Jarwasi dan Pak Hermawan merupakan keberanian sendiri, menurut seorang tranier orang-orang tersebut mencoba keluar dari zona nyamanya. dan itulah awal dari masa petualang hidupnya.
Posting Komentar